Minggu, 22 Mei 2016

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 Mei 2016


Apa gunanya ajaran insan suci dan bijak? Untuk mencapai masyarakat yang bahagia dan stabil. Dalam masyarakat akan ada banyak orang-orang baik, memberikan teladan yang baik, sehingga sebagian besar orang dapat melihat insan suci dan bijak, bergaul dengan insan mulia, takkan ada orang jahat, negara makmur dan kuat, dunia damai selalu. Ajaran insan suci dan bijak memiliki kharisma yang sedemikian kuatnya, setelah dipelajari, bagaimana mungkin anda takkan bahagia!

Lantas kenapa pula ada yang sudah belajar namun tak merasa bahagia, ini dikarenakan apa yang patut dia lepaskan tapi tidak dilepaskannya. Apa yang patut dilepaskan? Yakni ketenaran dan keuntungan, kedua hal ini tidak dilepaskan, maka itu meskipun sudah belajar, namun dia tetap tak bahagia. Dia cuma belajar tapi tidak menerapkannya, inilah kekurangannya.

Maka itu meskipun sudah belajar Ajaran Buddha, tapi masih juga menciptakan karma. Setiap niat pikiran, ucapan dan tindakan yang muncul, masih ada baik dan jahat, kebajikan berbuah dengan kelahiran di tiga alam bajik, kejahatan berbuah dengan jatuh ke tiga alam rendah, dia masih menciptakan karma.

Belajar Ajaran Buddha tapi tidak mengamalkan nasehat Buddha, bukankah ini disebut dengan menciptakan karma? Anda menjalani Lima Sila dan Sepuluh Kebajikan, Enam Paramita serta Sepuluh Tekad Bodhisattva Samantabhara, tetapi tidak sudi melepaskan ketenaran dan keuntungan, maka ini hanya menciptakan karma bajik, kelahiran mendatang menikmati pahala Alam Dewa dan Manusia, tidak dapat terlahir ke Alam Sukhavati.

Apabila anda dapat melepaskan ketenaran dan keuntungan, barulah memperoleh kebahagiaan, malah lebih bahagia daripada anda menikmatinya! Ini adalah nyata adanya.

Maka itu kebahagiaan Konfusius dan muridnya, Yan Hui, merupakan kebahagiaan yang mengalir dari dalam jiwa sejati dan tidak ada kaitannya dengan kondisi luar, tidak ada kaitannya dengan Panca Kamah (harta, rupa, ketenaran, makanan dan tidur) ini harus dipahami.

Ajaran Mahayana menyebutkan bahwa kebahagiaan diperoleh dari dalam batin, kebahagiaan yang mengalir keluar dari dalam batin barulah merupakan kebahagiaan sejati, sedangkan kebahagiaan yang diperoleh di luar batin adalah semu.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 Mei 2016

學聖賢教育為的是什麼?快樂,為的是幸福,社會安定。社會上好人多,榜樣多,讓一般大眾看到的都是聖賢君子,接觸到的也都是君子之人,沒有小人,社會安穩,國家富強,天下太平。聖賢教育有這麼大的魅力,你學了,你怎麼會不快樂!

那些學這個的人還得不到快樂,他裡頭該放下的他沒放下。該放下是什麼?名聞利養,這個東西沒放下,所以他學了也不快樂。他雖然學,他沒有習,就缺這個。所以,雖然學聖賢教誨,依舊在造業。起心動念、言語造作,這有善有惡,善感三善道,惡感三惡道,他還在造業。我們學佛亦如是,學佛要不能落實佛的教誨,還不是在造業嗎?你修五戒十善、修六度十願,沒放下名聞利養,那叫善業,來生人天福報,不能往生。你能把這個東西統統放下,放下怎麼?放下快樂,比你擁有的更快樂!這真的,不是假的。所以孔顏之樂是從自性裡面流出來的快樂,與外面境界不相干,外面五欲,財色名食睡不相干,這個要懂。大乘教說得好,從內心裡面求,從內心裡面流出來的真樂,是真的,心外的法都是假的。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三一集)  2016/5/12
  

  

 

Praktisi yang belajar Ajaran Mahayana, hatinya berdiam dalam Mahayana. Apa yang dimaksud dengan Mahayana? Kebijaksanaan tak terhingga, kebajikan tak terhingga, digunakan dalam Maitri, Karuna, Mudita dan Upeksa, tanpa kepentingan sendiri, membantu semua makhluk menjauhi penderitaan.

Para makhluk yang diliputi penderitaan adalah yang belum tercerahkan, masih tersesat, kita membantu mereka agar tercerahkan, membantu mereka agar kembali ke jalan yang benar, begitu dia kembali ke jalan yang benar maka dia akan tercerahkan, dia akan menjadi insan mulia, dia akan menjadi insan suci dan bijak.

Setelah kita tercerahkan maka harus memberi teladan bagi orang lain, di dalam masyarakat meskipun kita tidak memiliki kedudukan namun bahagia; kita tidak memiliki harta kekayaan, namun bahagia. Walaupun anda bersedia memberinya kepadaku, saya juga takkan mau, mengapa demikian? Itu merupakan hal yang merepotkan, sehingga perhatianmu jadi terfokus pada obyek yang tidak benar.

Jadi semua kemelekatan harus dilepaskan barulah memperoleh kebebasan. Hati yang suci muncul ke permukaan, hati yang suci ini adalah Arahat, hati yang seimbang muncul ke permukaan adalah Bodhisattva, tercerahkan dan tidak sesat adalah mencapai KeBuddhaan.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 Mei 2016

學大乘的人,前面經文我們讀過的,「住大乘者」,心安住在大乘。大乘,這是什麼?無量智慧、無量德能,用在慈悲喜捨,沒有自己,幫助一切苦難眾生。苦難眾生是沒開悟的,還在迷惑顛倒的,幫助他們覺悟,幫助他們回頭,他一回頭一覺悟,他就是君子,他就是聖賢。我們覺悟了,要做出覺悟的樣子給他看,我們在社會上沒地位,快樂;我們沒有財富,幸福。你給我,我不要,為什麼?那個是累贅,那是麻煩,讓你心安住在那些不正當的地方,錯了。什麼都沒有,什麼都放下,得大自在。清淨心現前還得了,清淨心是阿羅漢,平等心現前是菩薩,覺而不迷成佛了。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三一集)  2016/5/12

  


 

Praktisi yang berdiam dalam Mahayana, orang ini adalah Bodhisattva. Kita tidak mengenalinya, tapi Buddha, Bodhisattva dan Arahat dapat mengenalinya bahwa orang ini adalah Bodhisattva.

Bagaimana dia berdiam dalam Mahayana? Niat pikiran yang muncul adalah ke atas bertekad mencapai KeBuddhaan, ke bawah bertekad menyelamatkan para makhluk, inilah Bodhisattva, inilah yang disebut berdiam dalam Mahayana.

Praktisi yang berdiam dalam Mahayana mesti menerapkan pola pikir dan konsep Mahayana ke dalam kehidupan kesehariannya, baik dalam berpikir, berkata dan bertindak, berinteraksi dalam masyarakat, anda dapat melihatnya. Orang ini takkan memikirkan kepentingan sendiri, orang ini takkan ada keinginan, apapun tidak diinginkannya, kenapa? Memperoleh kebebasan besar, kalau memilikinya maka akan timbul kerisauan.

Tahun-tahun belakangan ini, saya menetap di Hongkong, teman-teman dari luar negeri datang mengunjungiku sambil memberi hadiah lukisan yang mahal dan ukiran. Saya tidak punya vihara, mana ada tempat menyimpannya, memberinya padaku hanya menambah repot saja. Jadi bagaimana akhirnya? Segera mengalihkannya pada orang lain, memberi  kepada orang yang berpahala, dia mempunyai tempat untuk menyimpan, sedangkan saya tidak menginginkan apa-apa.

Maka itu kalian tidak usah memberiku apa-apa, kecuali sedikit makanan masih boleh, sedangkan barang-barang antik dan berharga jangan lagi kasih ke saya, saya hanya bisa mengalihkannya pada orang lain. Setelah kalian mengetahuinya, maka kita sama-sama jadi enak, anda juga tidak perlu begitu repot mengantarnya kemari, saya juga tidak punya beban pikiran.

Hanya ada satu hal yang paling kusuka, yakni melihat orang melafal Amituofo, apabila melihat anda melafal Amituofo, maka saya akan merasa amat bersukacita! Semoga lafalan Amituofo anda senantiasa berkesinambungan dan tak terputus, melafal sampai hati terfokus dan suci, pasti terlahir ke Alam Sukhavati.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 Mei 2016

住大乘者,這個人就是菩薩。我們沒有看出來,佛、菩薩、阿羅漢看到了,這人是菩薩。他怎麼住大乘?起心動念,上求佛道,下化眾生,這就是菩薩,這就是住大乘的。這個化是教化,是感化。住大乘者的人一定把他的大乘思想、理念、言行,日常生活、待人接物,你能看得到。這人沒私心,這人沒有欲望,他什麼都不要,為什麼?得大自在,要了就操心。
這些年我住在香港,國外的朋友很多,來都送一些名貴的這些書畫、這些雕塑品送給我。我連道場都沒有,沒地方放,送過來是給我添麻煩的,好心好意給我添麻煩。那我怎麼辦?馬上轉手送給別人,送給那些有福報的人,他有地方收藏,我沒地方收藏,轉手就送給人,我什麼都不要。你們什麼都不必送我,送一點吃的可以,到這來三餐飯就吃完了,這些真稀奇的、這些珍寶的東西不要給我,轉手就送人。大家曉得,我們彼此都好,你不麻煩,我也不操心,多好。我最歡喜的一樁事情就是看到人念佛,你念佛我看到真歡喜!希望你的佛號相續不斷,念到一心清淨就可以了,為什麼?決定得生。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三一集)  2016/5/12





Pada masa Dinasti Song ada seorang Bhiksu Ying Ke, dia melakukan Lima Kejahatan dan Sepuluh Kejahatan. Tetapi orang ini masih percaya Hukum Karma, dia mengetahui bahwa setelah meninggal dunia nanti, pasti jatuh ke Neraka.

Ketika terpikir sampai di sini, dia merasa takut, lalu bertanya pada rekan-rekannya apa yang harus dilakukan, apakah kalian mempunyai cara untuk menolong diriku agar tidak jatuh ke Neraka?

Lalu ada seseorang yang memberinya buku “Kisah para praktisi yang terlahir ke Alam Sukhavati”, ternyata melafal Amituofo dan bertekad terlahir ke Alam Sukhavati bisa menyelamatkan dirinya.

Setelah membaca buku tersebut, Bhiksu Ying Ke membangkitkan keberanian tanpa gentar, mengunci pintu kamarnya lalu selama 3 hari 3 malam tidak tidur dan melafal Amituofo berkesinambungan tak terputus, bertekad terlahir ke Alam Sukhavati.

Ketulusannya melafal Amituofo selama 3 hari 3 malam telah membuat Buddha Amitabha tergugah, sehingga mengundang Buddha datang mengabarinya : “Anda baik-baiklah melatih diri, usiamu masih ada 10 tahun lagi, jadi 10 tahun lagi Saya baru datang menjemputmu”.

Bhiksu Ying Ke tiba-tiba tercerahkan, dia berkata pada Buddha Amitabha : “Sisa usia 10 tahun ini, saya tidak mau lagi, sekarang juga saya mau mengikuti Buddha pergi”.

Buddha Amitabha menyetujui permintaannya, Buddha berkata : “Baiklah, 3 hari lagi Saya datang menjemputmu”.

Esok paginya Bhiksu Ying Ge membuka pintu kamarnya, memberitahu penghuni vihara bahwa dia sudah bersua dengan Buddha Amitabha yang berjanji 3 hari lagi datang menjemputnya.

Tetapi penghuni vihara tidak ada satupun yang percaya pada ucapannya, malah menuduhnya bicara sembarangan, tetapi sepertinya perkataannya juga serius, pokoknya 3 hari lagi juga dekat, lihat saja apa benar 3 hari lagi Buddha Amitabha akan menjemputmu.

Sampai hari ketiga, ternyata benar, Buddha Amitabha datang menjemput Bhiksu Ying Ge.

Pada pagi harinya, Bhiksu Ying Ge meminta penghuni vihara melafal Amituofo, kebaktian pagi diganti dengan melafal Amituofo, semua penghuni vihara merasa bersukacita. Setelah melafal selama setengah jam kemudian, Bhiksu Ying Ge berkata bahwa Buddha Amitabha telah datang menjemputnya, lalu pamit dan berterimakasih telah membantunya melafal Amituofo, beliau pun menutup mata buat selama-lamanya.

Ini adalah nyata adanya dan telah tercatat di dalam buku “Kisah praktisi yang terlahir di Alam Sukhavati”. Hanya dalam 3 hari 3 malam melafal Amituofo, bertekad terlahir ke Alam Sukhavati, melepaskan semua kemelekatan.

Buddha Amitabha tidak langsung membawanya pergi, malah memberinya waktu 3 hari lagi, untuk apa? Agar dia menyelamatkan makhluk lainnya, agar dia melakukan peragaan untuk dilihat orang banyak, agar orang lain percaya bahwa melafal Amituofo terlahir ke Alam Sukhavati adalah nyata adanya.

Bhiksu Ying Ge dapat melakukannya, setiap orang juga dapat melakukannya, hanya saja apakah anda dapat membulatkan tekad atau tidak, apakah anda mau melakukannya atau tidak.

Bhiksu Ying Ge merupakan Bhiksu pelanggar sila, bukan orang baik, penghuni vihara juga meremehkannya, beliau datang membuat peragaan Dharma buat kita, terlahir ke Alam Sukhavati dengan bebas tanpa rintangan, tidak menderita sakit, bilang pergi langsung pergi.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 Mei 2016

宋朝的瑩珂法師,出家人,他造作的是五逆十惡。這個人相信因果,他知道,他將來死了一定墮地獄。想到地獄苦他就害怕,向同學們請教,你們有沒有方法救我,能幫助我不墮地獄?就有一個人給了他一本《往生傳》,念佛求生淨土可以救你。他把這《往生傳》念了之後,真的發個勇猛心,把自己鎖在寮房裡頭,三天三夜不眠不休,三天三夜就念這句佛號求生淨土。真誠心感動,三天三夜把阿彌陀佛念來了,阿彌陀佛告訴他,你好好的修,你的壽命還有十年,十年之後我來接引你。瑩珂,在中國人說的是福至心靈,見到阿彌陀佛有福報,難得,他忽然間開悟了,我十年壽命不要了,我現在跟你走。阿彌陀佛答應他,他說好,三天之後我來接引你,就跟他定了這個約,三天之後。他到早晨把房門打開,告訴大家這樁事情,他見到阿彌陀佛,三天之後來接我往生。廟裡沒有一個人相信,說他胡造謠言,但是聽他說話不像說假話,反正三天很近,看著你三天阿彌陀佛來不來接你。到第三天,果然阿彌陀佛來接引,他要求大眾念佛,早課改成念佛送他往生,大家都歡喜。念了大概一刻鐘,古時候的一刻是我們現在半小時,念了一刻鐘,他告訴大家阿彌陀佛來了,來接我了,跟大家辭行,感謝大家助念,他就走了。真的,不是假的。這樁事情記在《淨土聖賢錄》,《往生傳》裡頭都有。三天三夜,拼命,什麼都不求,我就求往生,一切都放下。阿彌陀佛不是當時就帶他走,留他三天,幹什麼?叫他度眾生,做出這個樣子給大家看,讓大家看看念佛往生是真的,不難!他能做到,人人都能做到,只是你不肯下決心,你不肯幹。他是個破齋犯戒的出家人,不是個好人,寺廟裡頭人都瞧不起他,他來給我們表這個法,自在往生,沒有病苦,說走就走。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三一集)  2016/5/12





 

Kesempatan harus digenggam erat. Dalam satu kelahiran ini bertemu Buddha Dharma, bertemu Aliran Sukhavati, bertemu Sutra Usia Tanpa Batas serta penjelasan yang ditulis Upasaka Huang Nian-zu, merupakan jalinan jodoh yang membawa kita pada pencapaian KeBuddhaan!

Bagaimana bisa anda temukan? Kesempatan yang begitu langka, ratusan bahkan ribuan bahkan puluhan ribu kalpa juga sulit bersua, lantas kenapa anda bisa bertemu dengannya? Setelah bertemu anda malah menyia-nyiakannya, bukankah ini sungguh disayangkan!

Maka itu hal di dunia ini harus dipahami ada yang baik dan buruk, karma buruk tidak boleh dilakukan, sedangkan karma baik boleh dilakukan tapi jangan taruh di hati, ini amat penting.

Setelah melakukan kebajikan lalu diingat terus maka ini disebut menciptakan karma, kalau tidak taruh di hati barulah tidak menciptakan karma. Tak peduli karma baik maupun buruk, bila taruh di hati, menciptakan karma, tidak taruh di hati tidak menciptakan karma. Tidak menciptakan karma barulah bagus.

Tidak menciptakan karma lebih mudah terlahir ke Alam Sukhavati, sedangkan orang yang menciptakan karma lebih sulit terlahir ke Alam Sukhavati, di tengah jalan sudah dijemput orang lain.

Berbuat baik, saat menjelang ajal, pahala Alam Surga muncul, para Dewa Dewi datang menjemput anda terlahir di Surga; berbuat jahat, buah akibatnya muncul, ada banyak setan kecil membawa rantai besi dan gembok datang menjemputmu ke Neraka.

Sedangkan karma suci, tidak baik dan tidak jahat, kedua jenis karma ini juga tidak dikehendaki, semuanya dilepaskan, Buddha Amitabha datang menjemput, menjelma melalui Bunga Lotus, hal ini tidak boleh tidak diketahui.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 Mei 2016

機會要抓住。這一生遇到佛法,遇到淨宗,遇到《無量壽經》會集本,遇到黃念祖老居士的集註,大因緣!怎麼都被你遇到?稀有難逢,百千萬劫難遭遇,你怎麼都遇到?遇到空過,你說多可惜!所以這個世間事,一定要曉得有好事、有壞事,壞事咱們不做。好事要不要做?可以做,不要放在心上,這句話重要。做了放在心上就叫造業,不放在心上不造業。不管好事壞事,放在心上就造業,不放在心上沒造業,叫淨業。沒造業好!沒造業往生極樂世界方便,造業的人往生極樂世界很難,半路上就被人劫去了。生天的,天上的這些福報現前,有不少天人接引你往生,生天了;惡報現前,有很多小鬼帶著鐵鍊枷鎖也來迎接你,把你接到地獄去了,都有人接引。那是淨業,沒有善惡業,善惡業都不要,統統放下,阿彌陀佛來接引,蓮花化生,這個不能不知道。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三一集)  2016/5/12





Niat pikiran apa yang paling bagus? Niat pikiran yang melafal Amituofo adalah yang paling bagus. Mengapa demikian? Para Buddha di sepuluh penjuru juga memuji dan bersukacita.

Setelah melafal Amituofo maka anda akan mengetahui betapa besarnya jasa kebajikan dari sepatah Amituofo, kenapa tidak melakukannya? Kenapa masih menghendaki bentuk-bentuk pikiran ini, yang tidak ada sangkut pautnya dengan pencerahan, yang terjalin dengan enam alam tumimbal lahir? Ini sudah salah, tidak boleh melakukannya sedemikian rupa.

Asalkan kita kembali ke jalan yang benar, menfokuskan pikiran melafal Amituofo, baik sehari, tiga hari, seminggu, jasa kebajikan ini sungguh tak terbayangkan! Benar-benar bertekad terlahir ke Alam Sukhavati, Buddha Amitabha datang menjemput.

Bhiksu Ying Ge yang telah melakukan Sepuluh Kejahatan, melanggar sila, hanya dalam waktu 3 hari saja mampu mengundang Buddha Amitabha datang menjemputnya, apa yang diandalkannya? Yakni dengan ketulusan hati, 3 hari melafal berkesinambungan tak terputus, siang malam tak terputus, Buddha Amitabha segera datang menjemput dan dia berhasil terlahir ke Alam Sukhavati.

Kita berterimakasih pada peragaan Dharma yang dilakukan Bhiksu Ying Ge, memperagakan hal ini untuk dilihat kita semuanya, agar kita membangkitkan keyakinan hati, walaupun telah melakukan banyak kesalahan, namun masih bisa terselamatkan, Buddha sungguh Maitri Karuna, Buddha takkan pernah mengabaikan kita.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 Mei 2016

什麼念頭最好?阿彌陀佛這個念最好。為什麼?十方諸佛都讚歎,十方諸佛都歡喜。你念這一聲佛號,你就曉得功德多大,為什麼不幹?為什麼要有些雜念,這些不相干的,跟六道輪迴相應的?錯了,不能這麼幹。我們只要一回頭,能攝心專念阿彌陀佛,念一天、念三天、念一個星期,功德不可思議!真求往生,佛真來接引。瑩珂法師造作十惡、破戒,三天能夠把阿彌陀佛求來,憑什麼?憑真誠心,三天不間斷,日夜不間斷,阿彌陀佛就來了,真往生了。我們感謝瑩珂法師表這個法,做這個榜樣給我們看,讓我們起了信心,雖然做錯很多事情,感覺得還有救,佛真慈悲,佛沒有捨棄我們。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三一集)  2016/5/12

Kamis, 19 Mei 2016

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 13 Mei 2016


Melepaskan satwa ke alam bebas juga harus menggunakan kebijaksanaan, tanpa kebijaksanaan malah ditipu orang. Janganlah memilih pada hari besar keagamaan, mengadakan upacara pelepasan satwa secara besar-besaran.

Di Hongkong ada hal begini, bahkan saya sendiri juga pernah menghadirinya beberapa kali. Ketika Hari Waisak tiba, Hari Kelahiran Bodhisattva Avalokitesvara, maka umat beramai-ramai melepaskan satwa, para pemburu sejak subuh sudah sibuk melakukan penangkapan besar-besaran, oleh karena hari ini dagangan bisa laku. Sehingga umat yang berniat melakukan pelepasan satwa malah terbalik mencelakai nyawa para makhluk.

Bila anda ingin melakukan pelepasan satwa lantas memberi kesempatan pada pemburu untuk melakukan penangkapan, maka ini malah mencelakai nyawa para makhluk.

Jadi bagaimana caranya melepaskan satwa itu? Yakni tidak memilih hari besar, apabila secara tak sengaja melihatnya maka belilah sesuai kemampuan seadanya.

Contohnya hari ini anda sedang belanja ke pasar, tiba-tiba melihat ikan atau hewan lainnya, ayam atau bebek, burung kecil, asalkan orang itu bukan karena niat kita melepaskan satwa maka sengaja menangkapnya untuk kita, begini baru benar.

Sekarang kita melihat banyak vihara yang hendak mengadakan upacara pelepasan satwa secara besar-besaran, seminggu sebelumnya memesan dulu pada penjual atau pemburu, kami perlu berapa banyak, kalian pergilah menangkapnya. Ini sudah salah!

Hewan-hewan yang tertangkap lalu dilepaskan itu, sesungguhnya sudah dicelakai anda, mereka takkan berterimakasih pada anda, malah membenci dirimu.

Maka itu harus gunakan akal sehat, dalam melakukan kebajikan harus menuruti apa adanya (menuruti jodoh).

Waktu berbelanja di pasar, tiba-tiba melihatnya, kadang kala boleh melepaskan satwa sesuai dengan kemampuan yang ada. Jangan sengaja pada hari besar keagamaan lalu mempertontonkan pada khalayak ramai, ini cuma buat show off, ini menciptakan karma buruk, ini tidak ada jasa kebajikannya, ini tidak boleh tidak diketahui.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 13 Mei 2016

放生也要有智慧,沒有智慧就被人騙了。不要在什麼佛菩薩聖誕節日,舉行大型的放生。這香港有,我還參加過幾次。佛誕節到了,觀音菩薩聖誕,大家放生,那些捕獵動物的人那一天一大早,他就到外面捕捉。為什麼?今天有生意。這些人放生這就變成害生了,你要不放人家不到山上去捕,你要放生,想盡方法他去捕捉,這反而害了眾生,這不是放生,害生。放生應該怎麼放?不是節日,隨緣隨分。今天上街去買菜,看到的魚,看到的動物,還有被賣的一些雞鴨,魚多,還有小鳥,牠不是為我們放生去捕捉的,這就對了。現在我們看到很多寺廟不如法,要放生了,一個星期之前就通知那些捕捉的人,我們要多少,你趕快去捕。錯了!那些被捕被放裡頭受你害,不感謝你,怨恨你。所以理要懂得,事要方便。每天上街去買菜,就常常放生。不要在佛菩薩節日,那是表演的,那是作秀的,那是造罪業的,那個放生沒有功德,不能不知道。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三二集)  2016/5/13 





 
  
Alam Sukhavati merupakan tempat yang paling berberkah di alam semesta, andaikata bukan insan yang berberkah besar tidak bisa mencapainya. Segenap hati membangkitkan keyakinan dengan penuh sukacita, yakni bersukacita terlahir ke Alam Sukhavati, praktisi pelafal Amituofo yang sedemikian rupa, adalah orang yang memiliki pahala besar terunggul baik segi duniawi maupun non duniawi.

Oleh karena jika dia tidak mempunyai pahala besar, dia tidak mungkin mau melafal Amituofo, dia takkan sanggup melafalnya. Sedangkan insan yang memiliki pahala besar, dia akan melepaskan segala kemelekatan dan menfokuskan pikiran melafal Amituofo.  

Contohnya Master Hai Xian, usia 20 tahun meninggalkan keduniawian, gurunya mengajarinya melafal Amituofo, dia langsung yakin dan tidak ada keraguan sama sekali. Beliau wafat pada usia 112 tahun, usia 20 tahun mulai melafal, jadi beliau sudah melafal Amituofo selama 92 tahun lamanya, terlahir ke Alam Sukhavati dengan bebas tanpa rintangan, Buddha Amitabha datang menjemputnya. 

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 13 Mei 2016

極樂世界是宇宙之間福報最大的地方,如果不是大福德人他去不了。一心信樂,信是相信,樂是喜歡,喜歡往生到極樂世界,這樣的念佛人就是世出世間第一等大福報的人。沒有大福報他不想念,他念不下去。大福報的人,萬緣放下,一心專念。像海賢老和尚,二十歲出家,師父就教他念佛,他相信,他不懷疑。他一百一十二歲往生,二十歲開始念,念了九十二年,自在往生,阿彌陀佛來接引他。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三二集)  2016/5/13 


  

 
  
Pahala Buddha Amitabha terlampau besar, kita dapat membayangkannya, Buddha Amitabha menyelamatkan para praktisi pelafal Amituofo di seluruh alam para Buddha dari tiga masa di sepuluh penjuru, berapa jumlahnya? Tidak bisa dihitung lagi, hanya dapat mengatakannya sebagai tak terhingga, tanpa batas dan tak terhitung.

Para praktisi ini setelah dijemput ke Alam Sukhavati, mereka mencapai KeBuddhaan di Tanah Suci Sukhavati. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa Alam Sukhavati memiliki berkah besar, kebijaksanaan besar, jasa kebajikan besar, besarnya hingga tak terhingga dan tanpa batas.

Insan yang terlahir di Alam Sukhavati merupakan orang yang memiliki pahala besar, kebijaksanaan besar, jasa kebajikan besar, bahkan hanya dalam satu kelahiran mencapai kesempurnaan. Andaikata tempat begini, anda tidak sudi ke sana, jadi anda maunya ke mana lagi?

Maka itu setelah membaca dan memahami Sutra Usia Tanpa Batas, praktisi ini akan membulatkan tekad terlahir ke Alam Sukhavati, dia takkan sudi lagi berputar di dalam lingkaran enam alam tumimbal lahir, takkkan melakukan hal bodoh ini lagi.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 13 Mei 2016

極樂世界阿彌陀佛的福報太大了,我們想想,他度化十方三世一切諸佛剎土裡面的念佛眾生,有多少人?沒有辦法說,只能說無量無邊無數無量,只能用這個來稱。這些人被接到極樂世界去之後,在極樂世界統統都成佛了。我們要從這上去觀想,知道極樂世界福大、智慧大、功德大,都大到沒有限量,無量無邊無有極限。生到極樂世界的人,都是有大福報的人、大智慧的人、大功德的人,而且一生成就。這個地方不去,你到哪裡去?所以這個經真的念懂了,搞明白、搞清楚,他會死心塌地求生淨土,他不會再住在這個六道輪迴,再不幹這傻事了。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三二集)  2016/5/13 


  


 
  
Melepaskan satwa ke alam bebas, harus punya kebijaksanaan, jangan melakukannya dengan emosional tapi lakukanlah dengan akal sehat, emosional adalah tindakan duniawi, akal sehat barulah Buddha Dharma, maka itu Buddha Dharma mengutamakan prajna (kebijaksanaan).

Kapan barulah boleh melepaskan satwa? Jangan menetapkan waktu tertentu, namun setiap saat boleh dilakukan dengan kemampuan seadanya, menuruti jodoh. Bila kebetulan bertemu dengan hewan yang akan disembelih, maka belilah dan lepaskanlah ke alam bebas.

Jadi tidak perlu menetapkan sebuah waktu, sengaja pada hari itu pergi melepaskan satwa, semestinya menuruti jodoh apa adanya.

Maka itu pada hari terakhir upacara ritual keagamaan, umat Buddha tidak mengetahui jasa kebajikan yang sesungguhnya dari pelepasan satwa, mereka hanya tahu meniru-niru tindakan orang lain, sebenarnya lebih bagus lagi kalau tidak dilepaskan, si pemburu takkan melakukan penangkapan besar-besaran demi memenuhi pesanan pelanggan. 

Hari ini saya mau pesan berapa ton ikan, berapa banyak burung, ini telah memberi motivasi pada pemburu untuk melakukan penangkapan besar-besaran, ini sudah salah! Ini telah membantu kegiatan pembunuhan, memotivasi kegiatan pembunuhan, ini tidak diperbolehkan.

Tempo dulu ketika kami belajar Buddha Dharma pada Guru Li Bing-nan, guru selalu menasehati kami agar melepaskan satwa menuruti jodoh apa adanya, mengikuti kemampuan apa adanya, jangan dipaksakan.

Setiap hari pengurus rumah harus belanja ke pasar, apabila ikan yang masih lincah dan kelihatannya masih punya harapan hidup, maka boleh dibeli untuk dilepaskan ke alam bebas. Andaikata ikan itu sudah tidak punya harapan hidup lagi, tampaknya sudah akan mati, maka sebaiknya melafal Amituofo dan melimpahkan jasa padanya, tidak perlu dibeli lagi untuk dilepaskan.

Demikian pula dengan burung, apabila saat pemburu menangkap dan melukainya, maka bila masih punya harapan hidup bolehlah dibeli, bila tampaknya sudah akan mati, maka lafallah Amituofo dan limpahkan jasa kebajikan padanya.

Apa yang dipesan oleh Buddha Sakyamuni pada kita supaya melakukannya, kita sendiri harus punya kebijaksanaan untuk membuat keputusan, tidak boleh dipaksa, kalau memaksakan diri maka ini sudah salah, ini tidak boleh tidak diketahui.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 13 Mei 2016

放生要有智慧,不能感情用事,感情用事是世間法,智慧用事是佛法,所以佛法講求智慧。放生,什麼時候放生?不定時間,隨時遇到了,隨緣。遇到這個眾生,有人想殺牠,你把牠買下來放生,這就好。不必定日子,作意要去放生,隨緣好。所以佛門有些佛菩薩節日,做法會圓滿的時候放生,這些信眾對於放生真正的意義,功德利益也不知道,都隨眾。都不放還不錯,別人不抓牠。跟他定了,我今天要幾百斤魚,要多少隻鳥,鼓勵這些獵戶們去獵取,這就錯了,大錯特錯!這是幫助殺生,鼓勵殺生,這個不可以。我們早年學佛,老師教誡我們就是隨緣隨分隨力。家庭過日子,每天上街去買菜,早晨買菜,看到活活潑潑的魚,牠確實可以還能夠活下去,就給牠買來放生。如果看牠活不下去了,牠快要死了,念佛給牠迴向,就不必買牠放生。鳥亦如此,如果是獵人打獵來的,牠受了傷的,要看牠受傷的狀況,能活就救牠,不能活,也是念佛給牠迴向。佛教我們做的事情,我們自己要有智慧去決斷,不能夠勉強,勉強就錯了,這是不能不知道的。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三二集)  2016/5/13 


  


 

Melakukan berbagai jasa kebajikan pasti ada dampaknya. Hari ini saya telah melihatnya, ada beberapa orang umat yang membuat keputusan sendiri, mereka mengadakan kegiatan menyewa bus untuk mengantar umat, katanya hendak melakukan upacara pradaksina mengelilingi kota. 

Saya tidak pernah mengatakan mau melakukan kegiatan begini, saya juga tidak pernah mengajari orang berbuat hal sedemikian rupa. Tetapi kegiatan begini memang pernah saya lakukan cuma satu kali saja, saya tidak pernah mengajak orang lain melakukannya, tapi saya lakukan sendiri saja. 

Tempo hari kami memang menyewa satu mobil, di dalam mobil ada saya dan tiga peserta lainnya, kami menempuh dari jalan tol Beijing sampai ke Lujiang.  Sepanjang perjalanan kami berempat melafal Amituofo, jasa kebajikan ini kami limpahkan pada penduduk setempat. Tapi saya tidak pernah menasehati agar orang lain juga menirunya.

Kalau seperti kalian sekarang ini sengaja menyewa bus, seolah-olah hendak pamer, ini malah mengacaukan kestabilan negara, tidak boleh begitu. Kalau kamu memang mau, tirulah saya, pesertanya cuma tiga atau empat orang saja, jadi jangan sewa bus, juga tidak boleh ramai-ramai, jangan sampai meresahkan masyarakat.

Terkecuali kamu meniru saya, pesertanya tiga atau empat orang saja satu mobil, lalu mengelilingi satu daerah, sepanjang perjalanan melafal Amituofo dan melimpahkan jasa kebajikan pada daerah tersebut. Kalau begini saya setuju.   

Saya tidak setuju kalau hal ini dilakukan ramai-ramai apalagi mengumpulkan umat, seperti sedang melakukan upacara ritual besar-besaran, ini tidak saya setujui.

Sepanjang hidupku, selain merekomendasikan “Upacara Pembacaan Amitabha Sutra Selama Tiga Sesi Berkesinambungan”, saya tidak pernah mengadakan upacara ritual lainnya lagi, saya juga tidak pernah mengadakan upacara pertobatan.

Pekerjaan saya setiap harinya adalah berceramah, saya tidak punya vihara. Saya juga tidak punya umat, juga tidak ada orang yang memberi persembahan padaku. Orang-orang yang melihatku juga melalui siaran internet, siaran televisi atau datang ke Hongkong menemuiku. Saya pikir mereka juga bukan sengaja datang mengunjungiku, oleh karena untuk memperoleh visa Hongkong bukan gampang.

Sepanjang hidupku yang paling kutakuti adalah repot, orang lain suka ramai-ramai, saya lebih suka jumlah orangnya sedikit, lebih bagus lagi kalau tidak ada orang yang mencari diriku.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 13 Mei 2016

做種種功德都有副作用,都有問題在裡頭,你都要面面想到。我今天看到的,有同學說是我讚歎、認同、提倡聚眾租車,環城繞佛。我沒提倡過,不知道是誰提倡的,我也沒有教人這樣做法。但是這樁事情我是做過一次,我沒有勸人做,我是自己做的。那個時候,大概我們這個車就四個人,租的一輛車,三個人,連我一個,四個人,我們從北京選擇的走高速公路回到廬江。出發的時候,我們四個人,車上一共四個人,念阿彌陀佛,在北京的三環繞了三環,功德迴向給北京的居民,我們就開車到廬江去了。這是我自己發心,我沒勸人,我沒教人。如果像你們現在,聽說又聚眾又租車,搞這個好像是表演一樣,這是對於國家治安不許可的,不能這麼做。如果你想做,學我那個做法,二、三個人,你計程車上能坐幾個人就坐,決定不能用巴士,不可以聚眾,不可以造謠生事,你這樣做可以,把念佛功德迴向給這一個地區。這個我贊成。我不贊成你聚眾邀好多人,把它當法會做,這個我不贊成。我這一生當中,除了提倡三時繫念法會之外,我沒有做過法會,我沒有做過經懺佛事。我這一生,每天工作就是講經教學,除這個之外我沒有,我沒有道場,一直到現在沒道場。我也沒有信徒,我也沒有供養。來看我的這些同參道友,都是在網路上看到我,在衛星電視上看到的,到香港來方便來看看我。我想他也不是特意來的,到香港來要簽證,也不是那麼容易的事情。我一生最怕麻煩,別人歡喜人多,我歡喜人少,最好是沒人來找我。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三二集)  2016/5/13 





 

Belajar Ajaran Buddha itu harus menaati Lima Sila dan Sepuluh Kebajikan, Sepuluh Kebajikan itu adalah sepuluh butir sila. Di dalam Brahmajāla-sūtra disebutkan bahwa “Tidak menjadi pencuri negara, tidak menfitnah pimpinan negara”. Apakah kalian telah menaatinya?

Tidak menjadi pencuri negara, yakni tidak melakukan perbuatan yang melukai negara. Pimpinan negara mencakup dari pusat hingga daerah, pusat ada pemerintah pusat, provinsi ada pemerintah provinsi, demikian pula hingga desa ada kepala desanya.

Mengapa tidak boleh menfitnah mereka? Oleh karena dia duduk di pemerintahan, bila menfitnah sehingga masyarakat jadi tidak hormat lagi padanya, maka dia takkan berdaya lagi menata pemerintahan, negara itu akan mengalami kerugian.

Apabila dia memang melakukan kejahatan, maka biarlah negara yang akan menghukumnya, buat apa kita menyebarluaskannya? Buat apa kita melakukan Vaci Kamma (karma yang dilakukan melalui ucapan), ini sudah salah!

Di dalam “Upasaka Sila Sutra” disebutkan bahwa umat berkeluarga “Tidak boleh menggelapkan pajak”, selain itu juga “Tidak boleh melanggar hukum negara ”, peraturan yang sudah ditetapkan negara jangan dilanggar.

Apabila anda bertanya apakah boleh mengadakan kegiatan menyewa bus mengelilingi kota sambil berpradaksina melafal Amituofo; tidak tahu apakah bisa mendapat ijin dari pemerintah setempat?  Andaikata tidak mendapat ijin dari pemerintah, maka tidak boleh dilakukan.

Demikian pula dengan upacara ritual besar-besaran, tentunya harus mendapat ijin pemerintah barulah boleh melakukannya. Ini adalah bentuk penghormatan dan cinta pada negara.

Maka itu kita harus mengetahuinya, bila tidak mengetahuinya maka sudah melakukan kesalahan masih tidak menyadarinya pula. Apabila di dalamnya sudah banyak kesalahpahaman, maka akan mengundang halangan bagi usaha penyebaran Buddha Dharma, ini bukanlah hal yang baik.

Umat Buddha taat pada aturan, dalam perkembangan sejarah Tiongkok pernah ada tiga kali kejadian memusnahkan Buddha Dharma, lantas bagaimana sikap umat Buddha? Menaati peraturan, apabila negara menghendaki pemusnahan maka silahkan saja, takkan ada perlawanan. Kemudian ketika kaisar berikutnya naik tahta, Ajaran Buddha segera berjaya kembali.

Begini baru benar, melakonkan hal yang baik untuk diperlihatkan pada orang lain, umat Buddha taat aturan, oleh karena umat Buddha menjalankan sila, bila sebaliknya tidak menjalankan sila, dia bukan umat Buddha.

Semoga kalian dapat memahaminya, janganlah cari masalah. Kalau memang mau melafal Amituofo, di rumah juga bisa, di vihara juga bisa, tidak perlu harus berkeliling kota, justru anda mengelilingi kota, hatipun jadi tidak terfokus, sedangkan bila melafal Amituofo di rumah, hati dapat terfokus, hati jadi suci, dengan demikian barulah ada jasa kebajikannya. Ini adalah hal yang saya sampaikan pada kalian semuanya di sini.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 13 Mei 2016

學佛,今天講到這個地方,這個地方是講的五戒十善,十善也是十條戒。更重要的戒,《梵網經》上告訴我們,「不作國賊,不謗國主」。大家有沒有遵守?不作國賊,決定不能做傷害國家的事情,那叫國賊。國主是國家領導人,包括各個階層的領導人,中央領導人是國主,省領導人也是國主,縣市領導人也是國主,鄉村裡頭的村長也是國主,就是各個階層的領導人。為什麼?他站在領導的地位,不可以毀謗,毀謗讓大眾對他尊重的心理喪失了,他就沒辦法統理大眾,這個對國家有傷害。他做錯事情,由國家處分他,何必要我們宣揚?我們去造口業?錯了!這道理要懂。《戒經》裡頭也有兩句,對在家學佛同學說的,第一個「不漏國稅」,盡義務納稅,不偷稅,不漏稅;第二個「不犯國制」,國家定的法律、制度、規章,要遵守,不能犯法。那你要問,我們聚眾繞城來念佛,地方政府領導有沒有批准?如果沒有批准,不能做。做個法會亦如是,都要得到當地地方政府的批准。這是尊重,這是愛國。所以我們要曉得,不曉得,做錯事情不知道。這裡面產生了很多誤會,對弘法利生就產生障礙,就不是好事情。

佛弟子是最守規矩的,是社會上最守法的。歷史上有三武滅法,佛教徒怎麼樣?遵守,要滅就滅,沒有一句話好說的。下面一個帝王出現了,佛教徒是這麼聽話,這是好人,不是壞人,馬上又興起來了。這是對的,表演給人看,佛教徒是最守法的,因為他持戒。他要不持戒,他就不能入佛門,佛門不容許他。希望大家要明瞭,不要無事生非。你要真正想念佛,在家裡念,在佛堂裡頭念,不必到外面去繞,去繞城,繞城很辛苦,心散亂,沒功德,在家裡念,一心念佛,心地清淨,有功德。這是我在此地告訴大家的。

文摘恭錄 二零一四淨土大經科註  (第三三二集)  2016/5/13