Senin, 12 Desember 2016

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 9 November 2016


Melatih diri tergantung pada jodoh, apakah jodoh itu sudah masak atau belum, demikian pula dengan upaya menyebarluaskan Ajaran Buddha, juga tergantung pada jodoh. Membangkitkan ketulusan hati dan kesucian hati, dengan hati yang tulus takkan mengelabui diri sendiri; dengan hati yang suci takkan terpengaruh oleh lingkungan luar, takkan tergoda oleh “Lima Nafsu Keinginan” (harta kekayaan, rupa, ketenaran, makanan dan tidur) dan “Sad Visayah” (rupa, suara, bau-bauan, rasa, sentuhan, bentuk-bentuk pikiran).

Tekad takkan mundur, tekad agung untuk menyebarluaskan Buddha Dharma memberi manfaat bagi semua makhluk, “Empat Tekad Agung Bodhisattva” bukanlah cuma dibaca semata saja, setelah diikrarkan maka sepanjang hidup, setiap saat dan setiap momen takkan terpisah darinya, tekad untuk menyelamatkan semua makhluk, yakni bertekad menyelamatkan para makhluk yang tak terhingga, bertekad melenyapkan kekotoran batin yang tiada habisnya, tekad untuk menghapus klesa (kekotoran batin), tekad untuk mencapai KeBuddhaan, tekad untuk melatih Pintu Dharma.

Buddha dan Bodhisattva akan mengaturnya buat kita. Setelah Buddha dan Bodhisattva mengaturnya buat kita, persoalannya apakah anda memiliki tingkatan mawas diri yang tinggi, ini merupakan pokok yang penting.

Lingkungan bisa berubah, hati manusia juga bisa berubah, di dalam era sekarang ini, kita berada dalam satu era yang penuh perubahan, dalam hal melatih diri, cepat meraih kemajuan batin, tapi juga mudah mengalami kemerosotan batin, berhasilnya cepat, gagalnya juga cepat, praktisi yang bisa mempertahankan keteguhan hati dan tidak mengalami kemerosotan batin adalah sungguh langka adanya, sedangkan yang tidak mampu bertahan, jumlahnya banyak!

Saya menasehati praktisi sekalian, bersua dengan Pintu Dharma terunggul ini, dalam satu kehidupan ini pasti bisa meraih keberhasilan, di dalam diri sendiri mesti melepaskan keserakahan (lobha), kebencian (dosa), kebodohan (moha), keangkuhan dan kecurigaan, hal-hal begini kalau tidak sanggup dilepaskan, maka pelatihan diri tidak bisa berhasil.

Oleh karena anda tidak sanggup menahan pengaruh yang datang dari luar, godaan dari luar, kekayaan, rupa, ketenaran dan keuntungan. Sedangkan di dalam diri masih ada godaan berupa “Tujuh Perasaan Emosional (suka, marah, sedih, senang, sayang, benci, nafsu keinginan)” dan di luar diri ada Lima Nafsu Keinginan (harta benda, rupa, ketenaran, makan dan tidur) yang sedang menggoda, apakah hatimu takkan tergerak?

Kalau anda memang bisa tak tergoyahkan, maka selamat buat anda, anda mencapai kemajuan batin; sedikit saja hatimu dikacaukan, maka perlahan anda akan kian terpuruk, perlahan anda akan disesatkan olehnya. Sampai pada akhirnya keadaanmu sungguh menyedihkan, sungguh beda dengan niat anda semula, saat permulaan niat anda masih lumayan, masih tampak bagus, namun tahun demi tahun berlalu, kian lari menyimpang dari niat semula, godaan di luar, tahun demi tahun kian parah, tahun demi tahun kian menggila, bagaimana anda bisa bertahan dan melindungi diri sendiri?

Bila tidak sanggup bertahan maka akan mengalami kemerosotan batin dan menghancurkan diri sendiri. Kami menyaksikannya sendiri, bagaimana akibat yang akan diterima praktisi begini? Jatuh ke Neraka Avici.

Tidak belajar Buddha Dharma, tidak meninggalkan keduniawian masih lumayan bagus, takkan menciptakan karma yang begitu berat, paling tidak, masih sedikit ringan, namun sayangnya malah ketemu jodoh meninggalkan keduniawian.

Sepanjang hidupku mempunyai rekan melatih diri yang banyak jumlahnya, yang mengalami kemerosotan batin itu jumlahnya juga banyak, sebaliknya yang berhasil jumlahnya cuma sedikit, sedangkan yang bisa meraih keberhasilan serupa dengan praktisi senior jaman dahulu kala, satupun tidak berhasil dicari. Inilah yang disebut sebagai jaman berakhirnya Dharma.

Maka itu Buddha Sakyamuni menasehati manusia di dunia ini, mengapa tidak selagi tubuh sehat dan kuat, giat berusaha menimbun kebajikan. Kebajikan yang paling terunggul tak lain adalah melafal Amituofo, melafal Amituofo merupakan kebajikan terbesar, buah akibatnya adalah terlahir di Alam Sukhavati, hanya dengan berhasil terlahir di Alam Sukhavati, barulah pelatihan dirimu jadi sempurna.       
  
Kutipan Ceramah Master Chin Kung 9 November 2016


學道要機緣才會有成就,弘法也要靠機緣。發真誠心、發清淨心,真誠,不自欺;清淨,沒有染污,沒有被五欲六塵染污,沒有被外面環境影響。願不退,弘法利生的弘願,四弘誓願,不是念念就行了的,發了之後,一生一時一刻都不離開,度眾生的願,眾生無邊誓願度,煩惱無盡誓願斷,斷煩惱的願,成佛道的願,修法門的願。佛菩薩會給我們安排。佛菩薩安排了,問題你有沒有高度的警覺,這一點很重要。環境會變,人心會變,現在這個時代,我們所處的是一個多變的時代,成就自己,要麼就快速,要麼就退轉,進也快、退也快,始終保持精進不退的少有,保不住的多!

我勸同學,遇到這樣殊勝的法門,一生當中決定成就,我只說十個字,內一定要放下貪瞋痴慢疑,這個東西放不下,你的道業決定不能成就,你沒有辦法抵抗外來的影響,外面來的誘惑,財色名利。裡面七情五欲,外面財色名利在誘惑,你能不動心嗎?真能如如不動,恭喜你,你有成就;稍稍心一被擾亂,你慢慢就投降,慢慢就被迷了。迷到最後很可憐,跟初發心不一樣了,初發心還不錯,還像個樣子,往後一年不如一年,外面誘惑的力量一年比一年多,一年比一年厲害,你怎麼能保住自己?保不住就退心變節了,變節必然是自讚毀他。我們在旁邊看到,天天讀到經文,這個果報在哪裡?都在無間地獄。不學佛、不出家還好,不會造這麼重,總是輕一點,偏偏遇到出家的緣。我這一生同參道友很多,退墮的多,成就的少,真是鳳毛麟角,小有成就的有那麼幾個,真正像古大德有成就一個也找不到。這就叫末法,末法在我們眼前,我們遇到這個時期。

所以對於佛的勸告,我們體會很深,這句話是黃念老說的,於是世尊哀之,勸醒世人,何不趁此你的身體還強健的時候,『努力修善』。善中之善,世出世間第一善,無過於念佛,念佛是真正實實在在的大善,果報在西方極樂世界,只要往生,等於你修行圓滿成就了。

文摘恭錄 淨土大經科註(第四回)  (第三九九集)  2016/11/9


 

 

Buddha Sakyamuni membabarkan kepada kita, syarat untuk terlahir ke Alam Sukhavati adalah keyakinan benar, tekad benar dan melafal Amituofo dengan setulus hati.

Meskipun waktu sebelumnya pernah melakukan kejahatan, tapi janganlah takut, asalkan mau bertobat dengan kesungguhan hati, takkan mengulangi melakukan kesalahan, membangkitkan keyakinan dan tekad melafal Amituofo, maka juga bisa berhasil terlahir ke Alam Sukhavati.

Maitri karuna Buddha Amitabha adalah hingga sedemikian adanya, asalkan mau bertobat dan takkan mengulangi melakukan kesalahan lagi, melenyapkan kejahatan dan menimbun kebajikan, maka setiap insan juga bisa terlahir ke Alam Sukhavati, Buddha Amitabha pasti datang menjemput, satupun takkan ketinggalan. Takkan ada lagi Pintu Dharma kedua selain yang satu ini.

Ada orang yang bertanya padaku, kalau memang begini lantas kenapa pula ketika anda masih muda malah menceramahkan aneka ragam sutra dan sastra, sekarang anda malah mengandalkan sepatah Amituofo saja?

Sesungguhnya bukanlah aneka ragam sutra itu tidak bagus, saya sendiri malah menjunjung tinggi aneka ragam sutra tersebut, tapi sayangnya melatih berbagai pintu Dharma tersebut tidak bisa membawa serta karma terlahir ke Tanah Suci, syarat utamanya mesti menghapus hingga tuntas kekotoran batin (klesa), barulah dapat meraih keberhasilan.

Padahal tabiat jelek kita, niat pikiran buruk, ucapan buruk, tindakan buruk, tanpa disadari masih bermunculan, begitu kita bercermin dengan sutra ini (Sutra Usia Tanpa Batas), barulah menyadari untuk melatih 84 pintu Dharma, kita tidak mempunyai kesanggupan, ini justru menantang bahaya.

Sedangkan Pintu Dharma Pelafalan Amituofo, saya menerima dan mengamalkannya, bahkan saya juga mempunyai keyakinan yang pasti, yakni membawa serta karma terlahir ke Alam Sukhavati, menfokuskan diri pada satu Pintu Dharma dan mendalaminya.

Saya begitu bersukacita membaca riwayat hidup Master Hai Xian, beliau merupakan teladan bagiku. Sepanjang hidupnya, Master Hai Xian hanya mengandalkan sepatah Amituofo, yang lainnya tidak ada lagi, begitu terfokus dan mengambil intisarinya saja, selama 92 tahun tidak pernah berpaling, tidak berputus asa, tidak pernah melepaskan sepatah Amituofo ini.

Asalkan anda bersedia melepaskan segala kemelekatan, siang malam, kapan saja dan di mana saja, di dalam hati cuma ada sepatah Amituofo, selain sepatah Amituofo ini takkan ada lagi hal lainnya, mana mungkin ada alasan takkan berhasil!

Inilah sebabnya mengapa saya memilih satu Pintu Dharma ini, usiaku sudah lanjut, hatiku tidak boleh bercabang lagi, mesti menfokuskan diri pada satu Pintu Dharma dan mendalaminya, melatihnya berkesinambungan untuk jangka waktu panjang.  

Tahun ini saya telah berusia 90 tahun, dari sekian banyak pintu Dharma yang tak terhingga, saya cuma memilih satu Pintu Dharma ini saja, barulah saya mempunyai kepastian bisa berhasil. Dengan satu Pintu Dharma ini, saya memiliki keyakinan hati yang teguh, takkan ada keraguan sama sekali.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 9 November 2016
 

佛在此地教我們,要取得往生極樂世界的條件,那是什麼?真信、真願、老實念佛,你就得到了。縱然在這個世間造了很多壞事,不怕,第十八願說得很好,縱然造了五逆十惡,只要真正懺悔,信願持名,都能往生。阿彌陀佛慈悲到極處,真正懺悔,後不再造,斷惡修善,個個都能往生,佛來接引,一個也不漏,再沒有第二個法門了。有人問我,為什麼年輕的時候講演許多大經大論,現在都放下了,念這句佛號,為什麼?為的是,那些大經大論不是不好,我禮拜、我恭敬,它不能帶業往生,都是要消業、要斷惡才能成就。我們的惡習氣,惡念、惡言、惡行,不知不覺它還起現行,我們跟這個經典一對照,八萬四千法門我沒有把握。沒有把握,那是冒險。這個法門我接受了,我有把握,就在帶業往生,一門深入。

我看到海賢老和尚的事蹟非常歡喜,老和尚是我的榜樣。他一生就一句佛號,其他的什麼也沒有,專中之專、要中之要,真叫精要,九十二年不拐彎、不放棄,就這一句佛號。只要你肯萬緣放下,二六時中,一切時一切處,心裡只有阿彌陀佛,除阿彌陀佛之外統統放下了,哪有不成就的道理!這就是為什麼要選擇這一門,年老了,不能分心,不能太多、太雜了,一定要懂得一門深入,長時薰修。海賢老和尚二十歲就選擇這個法門,我今年到九十歲了,無量法門我只專修這一門,我才有把握。這一門信心堅定,沒有懷疑。

文摘恭錄 淨土大經科註(第四回)  (第三九九集)  2016/11/9




 

Mengapa Buddha Sakyamuni pada tiga ribu tahun yang silam, terhadap keadaan masyarakat kita sekarang ini, Sang Buddha bisa begitu jelas memahaminya? Seolah-olah telah menyaksikannya secara langsung.

Memang betul, Sang Buddha telah menyaksikannya dengan Mata Buddha, Sang Buddha sempurna akan lima jenis mata, yang mampu melihat semua peristiwa yang terjadi baik pada masa lampau, sekarang dan yang akan datang, membabarkannya kepada kita.

Apabila kita membangkitkan keyakinan, mengamalkan sesuai Dharma, maka apa yang dilihat oleh Sang Buddha adalah serupa dengan apa yang kita saksikan sekarang ini, apakah dengan demikian kita masih juga tidak meningkatkan mawas diri? Apakah kita tidak lebih berhati-hati? Masihkah kita tidak peduli dan membiarkan diri kita tak terkendali? Tentu saja takkan berani lagi.

Terutama ketika usia kian lanjut, tidak jauh lagi dengan ketidakkekalan, begitu sehela nafas tak kembali lagi, bagaimana? Justru inilah masalah besar.

Maka itu di dunia ini, kita takkan bersaing dan berseteru dengan orang lain, kita berharap semoga sepanjang hidup ini takkan menjalin permusuhan dengan orang lain, apakah mungkin? Bisa.

Semua orang jahat dan tindakan buruknya telah pernah kita saksikan dan kita alami, namun di hati kita takkan memendam kebencian padanya, anggap saja melunasi hutang, pada masa kelahiran lampau, mungkin saya memperlakukannya dengan buruk, hari ini dia datang membalasku, hutang ini jadi lunas, takkan ada kebencian dan menyimpan dendam.

Orang lain yang menindas diriku, menghina diriku, orang begini merupakan orang berbudi bagi diriku, mengapa demikian? Membantuku menghapus rintangan karmaku, membantuku melenyapkan dosaku, bagus!

Saat melafal Amituofo melimpahkan jasa kebajikan kepada mereka yang telah menyakitiku. Andaikata ada jodoh maka bolehlah menyelamatkannya, membantunya kembali ke jalan yang benar, begini akan lebih bagus; sebaliknya kalau tidak ada jodoh, dia tidak sudi melihatku, kalau melihatku dia akan segera mengelak jauh-jauh, maka begini sudah tidak perlu lagi, masing-masing menjalani pelatihan diri masing-masing, masing-masing menerima balasan karma masing-masing.       

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 9 November 2016


為什麼釋迦牟尼佛在三千年前對於我們現在社會狀況他知道這麼清楚?好像他看到一樣。沒錯,是真看到了,佛眼,佛是五眼圓明,過去、現在、未來他統統看見,來告訴我們。我們如果相信,如果依教奉行,佛所見的等於我見的,我們能不謹慎嗎?能不小心嗎?還在放逸嗎?不敢了。尤其年歲到衰老了,跟無常住隔壁,一口氣不來怎麼辦?這才是大問題。所以世間人我們不跟他競爭,我們希望一生沒有怨懟,沒有冤家、沒有對頭,能不能做到?能。一切的惡人惡事我們遇到了,沒有怨恨人的心,統統做還債想,過去生中大概我這麼對他的,他今天用惡意來對我,這個報消掉了,沒有怨恨、沒有仇敵。欺負我的人、侮辱我的人都是恩人,為什麼?替我消業障,替我化解罪業,好事!念佛迴向給他。如果有緣能影響他,幫助他回頭,更好;沒有緣分,他不願意見我,知道我在哪裡,他躲躲藏藏的,那就不必了,各人修各人的,各人有各人的果報。

文摘恭錄 淨土大經科註(第四回)  (第三九九集)  2016/11/9

Kamis, 08 Desember 2016

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 6 November 2016


Dalam kehidupan keseharian, yang merupakan harapan satu-satunya adalah berharap Buddha Amitabha datang menjemputku, kapan saja Buddha datang menjemputku, saya sudah siap pergi mengikutiNya. Selama Buddha belum datang menjemputku maka saya akan senantiasa menanti kedatanganNya, lantas apa yang harus dilakukan untuk menanti kedatanganNya? Melafal Amituofo menanti kedatanganNya, menyebarluaskan Ajaran Sukhavati sambil menanti penjemputan dari Buddha Amitabha.

Dengan kata lain, memperkenalkan Pintu Dharma ini secara meluas kepada semua makhluk, agar setiap insan dapat menerima dan mengamalkan Ajaran Sukhavati, Pintu Dharma yang terunggul tiada bandingnya.

Seperti yang disebutkan di dalam tekad agung Buddha Amitabha yang ke-18, walaupun dalam kehidupan ini melakukan Pancanantariya Karma dan Sepuluh Kejahatan, yang akibatnya jatuh ke Neraka Avici, terutama di dalam masyarakat sekarang ini, siapa yang tidak melakukan perbuatan asusila? Siapa yang tidak berdusta, menghasut, merayu, berkata kasar? Siapa yang tidak memiliki lobha, dosa dan moha?

Orang yang melakukan Pancanantariya Karma dan Sepuluh Kejahatan pasti jatuh ke Neraka, bila kita perhatikan prilaku masyarakat sekarang ini, terlampau mengerikan!

Yang penting adalah melihat kembali ke dalam diri sendiri, apakah diri sendiri juga melanggar sila? Apabila ada maka segeralah memperbaiki diri, bila tidak ada maka tingkatkan mawas diri, masih sempat kembali ke jalan yang benar.

Asalkan sehela nafas belum terputus, bertobat dengan kesungguhan hati dan kembali ke jalan yang benar, membangkitkan keyakinan, tekad dan melafal Amituofo, menyempurnakan tiga bekal ini, Buddha Amitabha bermaitri karuna, pasti datang menjemput dirimu.

Jasa kebajikan apa yang paling besar? Membantu para makhluk menjauhi penderitaan yang sesungguhnya dan memperoleh kebahagiaan sejati, jasa kebajikan ini merupakan yang terunggul, tiada lagi yang bisa sebanding dengannya.   

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 6 November 2016

在日常生活當中,唯一的一個希望,就是希望阿彌陀佛來接引我,什麼時候來我什麼時候就跟他去。他不來,我們在這等他,怎麼等?念佛等他,弘經等他。也就是說,把這個法門普遍的介紹給一切有緣眾生,希望大家都知道,希望大家都照這個法門修學,這個法門無比殊勝。就像阿彌陀佛第十八願所說,縱然這一生無知,造作的五逆十惡,那是地獄業,無間地獄,造的人很多,你把十善業道,不要講別的,這是最普通的、最通俗的拿來對照一下,現在這個社會上的人,誰不幹殺盜淫?誰不妄語、兩舌、綺語、惡口?誰沒有貪瞋痴?五逆十惡必墮地獄,這十惡擺在面前,我們細心觀察,一一來對照,太可怕了!最重要的是要回頭看看自己,自己有沒有犯戒?有沒有造作?有則改之,無則加勉,還來得及。只要你一口氣沒斷,真正懺悔回頭,信願行三資糧具足,阿彌陀佛慈悲,會來接引你。什麼樣的功德最大?幫助眾生離究竟苦得究竟樂,這個功德第一,沒有能夠跟它相比的。

文摘恭錄 淨土大經科註(第四回)  (第三九八集)  2016/11/6




 

Dunia sekarang ini, dalam lingkungan kehidupan yang sedemikian rupa, bagi praktisi yang membulatkan tekad terlahir ke Alam Sukhavati, justru merupakan keadaan yang bagus. Andaikata lingkungan kehidupan sekarang ini tampak begitu damai dan makmur, kehidupan juga dilewati dengan begitu nyaman, justru akan membuat praktisi jadi lupa diri, beranggapan bahwa hidup di dunia ini cukup lumayan, jadi mendambakannya dan tidak ingin pergi meninggalkannya, maka itu mengapa dunia ini membuat dirimu, baik sandang maupun pangan, duduk maupun berdiri, senantiasa resah dan gelisah.  

Keadaan masyarakat sekarang ini adalah berkedudukan tinggi tapi tidak merasa aman, kaya tapi tidak bahagia, lantas bagaimana? Barulah terpikir mau melafal Amituofo, barulah merasa bahwa Alam Sukhavati yang terbaik, serius melatih diri, membangkitkan keyakinan dan tekad melafal Amituofo.

Maka itu keadaan yang tidak menyenangkan sekarang ini justru membantu kita melatih diri, segala kemelekatan di dunia ini hendaknya dilepaskan, tiada satupun yang pantas didambakan.

Apabila bertemu dengan jodoh menyebarluaskan Ajaran Sukhavati, maka lakukanlah dengan serius. Apabila berhasil melakukannya, maka ini berarti para makhluk mempunyai berkah, kekuatan Buddha memberkati, jadi janganlah menganggap ini merupakan jasa kebajikan diri sendiri, berapapun kebajikan yang telah dilakukan, anggaplah saya tidak melakukannya, justru keberhasilan ini adalah pemberkatan kekuatan Buddha dan Bodhisattva, semua orang yang mengerjakannya, begini barulah merupakan jasa kebajikan yang sesungguhnya.  

Di dalam Penjelasan Sutra Usia Tanpa Batas yang ditulis oleh Upasaka Huang Nian-zu, terdapat kalimat yang penting, yakni menasehati manusia di dunia ini, menjauhi kejahatan dan menimbun kebajikan. Para Buddha melakukan tugas ini, kita juga melakukan tugas ini, kita memulainya dari diri sendiri, agar orang lain melihatnya, barulah mereka mau mendengar apa yang kita ucapkan.  

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 6 November 2016

這個世界,這個環境,對於這種修行人,求往生的人說,好環境,如果這個環境是太平盛世,生活非常好,對於學佛就忘掉了,這世間不錯,還挺值得留戀的,不想去了,所以這個世間讓你,衣食住行坐立不安。真的,貴而不安,富而不樂,這怎麼辦?這就想到念佛,還是極樂世界好,認真努力,信願持名,幫助我們做逆增上緣,這個世間一切萬緣統統放下,沒有絲毫留戀,真實的功德遇到了,努力去做。做成就了,眾生有福,佛力加持,不要自己居功,我做了多少好事,我沒做,佛菩薩加持的,大家做的,這真實功德。

我們看念老的註解,這八個字是綱領,勸諭世人,捨惡修善。佛幹這個事情,我們也要幹這個事情,我們在今天幹這個事情,從自己認真幹起,讓別人先看,然後再聽我講。

文摘恭錄 淨土大經科註(第四回)  (第三九八集)  2016/11/6


Rabu, 07 Desember 2016

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 4 November 2016 (Bgn 2)


Di dalam sutra Buddha terdapat kisah sedemikian rupa, Raja Virudhaka, raja dari Kerajaan Kosala, salah satu kerajaan besar di India, dia menaruh dendam yang besar terhadap Suku Sakya, dendam ini dijalin sejak beberapa masa kehidupan yang lampau.

Pada masa kelahiran lampau, Suku Sakya masih merupakan sebuah dusun yang kecil, di tepi dusun terdapat sebuah kolam, di dalam kolam tersebut dipelihara banyak ikan, mungkin Suku Sakya waktu itu hidup dari menangkap ikan, ketika kolam itu hendak direnovasi, ikan-ikan yang berada di dalamnya dijaring semuanya lalu dijadikan santapan, ikan-ikan ini jadi menyimpan dendam dan ingin membalasnya.

Pada satu masa kehidupan sekarang ikan ini terlahir jadi raja, dendam yang dipendam akhirnya terkuak keluar, sehingga Raja Virudhaka berniat memusnahkan Suku Sakya, setiap kali melihat Suku Sakya, beliau selalu merasa tidak suka dan benci.

Buddha Sakyamuni walaupun telah mencapai KeBuddhaan, memahami dengan jelas Hukum Sebab Akibat di balik peristiwa ini, tidak berdaya menyelamatkan Suku Sakya, ini adalah buah akibat karma, apabila anda menyelamatkan mereka, masa kehidupan berikutnya hutang ini juga masih harus dilunasi, tiada usainya.

Maka itu Maudgalyayana yang merupakan siswa Buddha yang terunggul dalam kemampuan gaib, beliau pergi melakukan pertolongan, menaruh orang-orang penting Suku Sakya ke dalam patra-nya, patra (mangkok)-nya berubah menjadi besar, sehingga manusia bisa ditaruh ke dalamnya, beliau menaruh patra tersebut di angkasa.

Setelah perang berakhir, Buddha Sakyamuni berkata pada Maudgalyayana, coba lihat ke dalam patra. Maudgalyayana terbang ke angkasa dan mengambil kembali patra-nya, ternyata di dalamnya adalah darah semuanya, barulah tahu bahwa “karma tetap” tidak bisa diubah.

Setelah memahami hal ini, apakah anda masih berani mengikat permusuhan dengan orang lain? Bagaimana orang lain menghina diriku, kita harus menggunakan kebajikan untuk membalas rasa dendam, jangan pula menggunakan rasa dendam untuk membalasnya, jangan ada rasa dendam sama sekali, kita memperlakukannya dengan makin hormat dan makin memuji, kita memberi ceramah, membaca sutra, melafal Amituofo, melimpahkan jasa kebajikan kepadanya.

Tak peduli bagaimanapun anda melukaiku, saya juga menganggapnya sebagai hal yang lumrah, sudah sepantasnya, pada masa kehidupan lampau, saya melukaimu, hari ini anda melukaiku, balasan ini sudah terbalas, tidak ada kebencian, anda menfitnahku, saya memujimu, apa kelemahanmu saya takkan mengatakannya keluar, anda memiliki kelebihan saya memujimu, anda memiliki hal yang buruk, saya takkan mengkritikmu, takkan mengikat jalinan permusuhan dengan orang lain.    

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 4 November 2016

佛經上佛說的這麼一段故事,琉璃王,當時印度一個大國的國王,他對於釋迦族,釋迦族也是一個國,釋迦族的國王,佛陀如果不出家,就是釋迦族的國王,這個怨是多生多劫以前結的。這有個故事,當時這個釋迦族是一個小鎮,鎮邊上有一個池塘,池塘裡面養了很多魚,釋迦族大概是捕魚,修理池塘,把這個魚一網打盡,都吃了,這個魚怨恨在心,常常想報復。這一次剛好他也是個國王,就發了一個怨恨心,要把釋迦族滅掉,他看到釋迦族的人就討厭。釋迦牟尼佛雖然成佛了,對這樁事情前因後果完全明瞭,沒法子救,這是因果報應,你要救了他,來生遇到了還要報,沒完沒了。所以,目犍連有神通,他說他去救,把釋迦王的幾個重要的人員,放到他的缽當中,這個缽變大了,人放到缽裡,他把它放在天上。戰爭結束之後,釋迦牟尼佛說,你把那個缽拿回來看看。他到天上,缽拿回來,缽裡頭是血水,才知道定業不能轉。

你明白這個道理,你還敢跟人結怨嗎?別人怎麼侮辱我,我們要以德報怨,不能有絲毫怨恨心,我們對他愈恭敬愈讚歎,我們講經誦經念佛都給他迴向。過去我們不知道,肯定有很多,過去的冤親債主,今世的冤親債主,我都給他們供牌位,我的牌位上都有,我天天給他們迴向,心裡面確確實實沒有怨恨的人。無論你怎麼傷害我,我都認為是正常的,是應該的,過去我傷害你,今天你傷害我,這果報就報掉了,沒有怨恨心,你毀謗我,我讚歎你,你有什麼不好我不說,你有好的地方我讚歎,你有不好的地方我不批評,不跟人結怨。

文摘恭錄 淨土大經科註(第四回)  (第三九七集)  2016/11/4


 


 

“Meskipun mempunyai sanak keluarga yang berlimpah, namun berputar dalam lingkaran samsara, saat lahir datang sendirian, saat mati pergi sendirian, tiada yang menemani, juga tiada yang bisa mewakili”.

Tidak ada orang yang dapat mewakilimu, ketika datang ke dunia ini anda seorang diri, ketika pergi dari dunia ini anda juga seorang diri. Maka itu harus kita ketahui dalam satu masa kehidupan ini, saya datang seorang diri, tetapi kita beruntung bisa bertemu dengan Buddha Dharma, mengamalkan sesuai dengan ajaran, serius mengamalkannya, terutama dapat bersua dengan Aliran Sukhavati, yang berarti anda tidak pergi seorang diri, Buddha Amitabha datang menjemput dirimu.

Ketika Buddha Amitabha datang menjemputmu, sanak keluarga, kerabat dan sahabat yang telah terlebih dulu terlahir ke Alam Sukhavati, mengikuti Buddha Amitabha datang menjemputmu, begitu bersua anda langsung mengenalinya, di alam mana, pada masa kehidupan yang mana, bagaimana bentuk hubungan kalian, kini dapat bersua dengan semuanya.

Maka itu terlahir ke Alam Sukhavati, sanak keluarga, kerabat dan sahabat akan menyambut dan merayakannya buat dirimu, mau tidak? Apakah masih sudi memilih pergi seorang diri ke tiga alam rendah? Ini adalah kesalahan besar!

Mesti memiliki ketetapan hati sedemikian rupa, niat pikiran begini, mereka yang mengikuti Buddha Amitabha datang menjemputku, jumlahnya akan banyak sekali, terutama yang merupakan sahabat Dharma-ku, baik yang berasal dari masa kelahiran lampau maupun masa kelahiran sekarang, kelahiran demi kelahiran, juga bersukacita menyambut kedatangan anda ke Alam Sukhavati, sampai di Alam Sukhavati berkumpul dan belajar bersama-sama.  

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 4 November 2016

「縱使眷屬滿堂,於生死之際,生是孤身來,死時獨自去,無人相隨,無人能代」。沒有人能代替你,來的時候你一個人來,去的時候也一個人去。所以我們要知道,這一生當中,佛說得不錯,我是獨自來的,但是我們遇到佛法,遇到佛法依教奉行,真幹,特別是遇到淨宗,遇到淨宗就不是獨自去,阿彌陀佛來接引你,來接引你的時候,過去生中家親眷屬、親朋好友,早往生到極樂世界去的,都會跟阿彌陀佛一起來接引你,你一見面馬上就認得,是在哪個世界,是在哪一生哪一世,你們是什麼關係,統統見到了。所以往生極樂世界,這些親朋好友們,歡迎你,迎接你,給你接風,給你慶祝,要不要?還是要獨自一個人到三惡道去?那就大錯特錯了!

應該要有這種決心,有這個意念,就是要有這個念頭,我到極樂世界,來接引我的人,跟阿彌陀佛一起來的,一定很多很多,特別是我們的同參道友,今世的同參道友,過去世,生生世世的同參道友,都歡迎你到極樂世界,到那邊共同學習。

文摘恭錄 淨土大經科註(第四回)  (第三九七集)  2016/11/4





 

Saat menjelang ajal, andaikata sebersit niat pikiran terakhir adalah Amituofo, bertekad terlahir ke Tanah Suci Sukhavati, maka pasti bisa berhasil terlahir di Alam Sukhavati. Apabila sebersit niat pikiran terakhir masih mendambakan nafsu keinginan, merindukan keluarga anda, memikirkan harta kekayaanmu, masih melekat dan tidak ingin berpisah dengannya, maka anda akan dicelakainya, lagi-lagi harus berputar di dalam lingkaran tumimbal lahir.

Kalau sudah begini maka yang kembali lagi menjadi hewan atau jatuh ke alam binatang adalah yang paling banyak, mengapa demikian? Oleh karena terlahir ke Alam Manusia merupakan hal yang sulit, sebaliknya mudah untuk jatuh ke alam binatang.

Masa kini banyak orang yang suka pada hewan peliharaan, hewan peliharaan sangat patuh, mengerti maksud manusia, ini dikarenakan pada masa kehidupan sebelumnya lebih banyak melakukan karma buruk daripada karma baik, saat menjelang ajal jodoh karma buruknya masak sehingga jatuh ke alam binatang, bahkan juga berkumpul dengan keluarga anda, beberapa tahun atau belasan tahun kemudian, dia pergi lagi.

Namun bukan berarti setelah mati dia bisa langsung bebas dari tubuh hewan, meskipun usianya tidak panjang, contohnya anjing, berapa kali dia akan terlahir kembali jadi anjing? 100 kali, 200 kali, 300 kali, waktu ini sangat panjang sekali. Anjing setelah mati terlahir kembali jadi anjing lagi, demikian seterusnya, sampai setelah masa hukumannya berakhir, barulah bisa beralih terlahir ke alam lainnya.

Dengan demikian barulah anda memahami bahwa betapa mengerikannya tiga alam rendah tersebut.

Maka itu di dalam penjelasan Bab 33 “Sutra Usia Tanpa Batas” disebutkan bahwa : niat pikiran baik dan buruk para makhluk berubah dengan sangat cepat, sebab menghasilkan akibat. Begitu jatuh ke alam tumimbal lahir, karena perjalanan yang ditempuh masing-masing berbeda, jika ingin bertemu kembali adalah hal yang sungguh tidak mudah. Walaupun telah bertemu, namun wajah telah berubah, tidak mungkin dapat saling mengenal.

Meskipun bersua sudah saling tidak mengenali lagi, wajah sudah berubah, pada masa kehidupan ini terlahir jadi manusia, kehidupan mendatang jadi hewan peliharaan, anak anjing atau anak kucing, walaupun setiap hari bermain bersama, tapi tidak saling mengenali satu sama lainnya.   

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 4 November 2016

如果最後一念是阿彌陀佛、是求生淨土,決定往生。最後一念還貪起欲望,想你的家人,想你的財產,你還難分難捨那就完了,你就又回來了。這種回來畜生道最多,為什麼?人道難得,不容易,他得不到人身,很容易得畜生身。現在有很多人喜歡玩寵物,寵物牠很聽話,懂得人的意思,那都是造的惡多於善,臨終這個緣成熟,墮到畜生道去了,還跟你們家人在一起聚會,再有個幾年十幾年,牠又走了。動物是論次數算的,牠壽命雖然不長,譬如牠墮到狗身,要做多少次?要做一百次,做二百次,做三百次,那時間就很長了。狗死了還是狗,死了又是狗,要次數滿了牠才能到別的道去。所以這樣你明白了,你就知道三惡道的可怕。所以經文上講:「善惡變化,追逐所生,道路不同,會見無期。」會見,縱然是會見,不認識了,為什麼?改頭換面了,這一生是個人,來生是個寵物,是個小狗,小貓,雖然天天還玩在一起,不認識,是這麼個意思。

文摘恭錄 淨土大經科註(第四回)  (第三九七集)  2016/11/4